Dari Persikad

Disini kita akan berbicara tentang sepakbola. kita akan banyak berbicara sisi positif sepakbola. Bila ada sisi negatifnya biarkan itu menjadi tugas bersama yang harus kita perbaiki.

Tentang SuperDepok

Walau berwarna biru SuperDepok sejatinya 'lintas warna' disini 'warna' tidak lagi menjadi ideologi yang harus dibela. semangat sportivitas dan perdamaian menjadi cita-cita bersama terbentuknya SuperDepok. Harapan tertinggi kami adalah sepakbola benar-benar menjadi hiburan dan tontonan bukan lagi ajang perpecahan.

Yang Terserak Dari Piala Dunia 2010

Tulisan ini dibuat jelang partai final piala dunia 2010 yang mempertemukan Spanyol vs Belanda. Otomatis setelah pertandingan ini berakhir maka bulan sepakbola ini akan berakhir dan kita akan bertemu lagi pada tahun 2014 dimana Brazil akan menjadi tuan rumah.

Banyak hal menarik yang telah terjadi pada piala dunia 2010. Baik dari lapangan hijau itu sendiri maupun hal-hal yang terjadi diluar lapangan hijau.

Dari sisi penyelenggaraan Afsel, bisa dibilang sukses. Meski sebelumnya banyak yang memprediksi pagelaran ini akan kacau, namun itu tidaklah seberapa dan tidak begitu mengganggu waktu penyelenggaraan. Beberapa kejadian yang sempat mengganjal adalah soal pencurian yang menimpa beberapa tenaga media yang meliput. juga soal distribusi tiket yang tidak merata serta banyaknya tiket yang beredar di tangan calo. untung panitia cepat tanggap dan merespon persoalan ini dengan cepat, mungkin mereka belajar dari Indonesia yang tidak bisa menangani kejadian serupa ketika menggelar pertandingan piala asia 2007.

Piala dunia kali ini juga menghasilkan kejutan dari sisi hasil pertandingan. Tidak lolosnya Prancis dan Italia dari fase grup pastinya membuat dunia sepakbola gempar. dua tim yang diunggulkan tersebut harus pulang lebih awal. Bahkan Prancis yang diperkuat penyerang macam Anelka dan Henry tidak bisa melesakkan gol ke gawang lawan.

Lolosnya tim2 yang underdog seperti ghana, uruguay bahkan slovenia dan slovakia pun membuat mata pecinta sepakbola harus mulai berani menjagokan tim2 yang selama ini dipandang sebelah mata. puncaknya adalah bertemunya Spanyol dan Belanda, dua tim yang belum pernah meraih gelar akbar sepakbola dunia ini, di babak final.

Piala dunia kali ini juga bisa disebut 'kuburan' prestasi bagi pemain2 unggulan seperti Rooney, Anelka, Messi, dan bintang2 Italia dan Prancis yang tidak mampu bersinar di level negara. juga bagaimana kekuatan anak muda tim Jerman yang mampu mempesona pecinta sepakbola ketika mereka menghancurkan Inggris dan Argentina dengan skor masing2 4-1 dan 4-0.

Juga tidak ketinggalan polemik soal vuvuzela, Jabulani dan si Paul. ya, banyak hal yang terjadi dalam pagelaran piala dunia 2010 ini. dan kini kita harus berpisah dengan event yang mampu menghipnotis mata masyarakat dunia ini. juga banyak pelajaran yang telah diberikan kepada insan sepakbola indonesia bagaimana mengemas dan membuat sepakbola itu sukses. sekarang tinggal bagaimana kita mau atau tidak belajar untuk kemajuan sepakbola indonesia.

(via my moto q9h, ketika menemani dua malaikat kecil, Abdu dan Ikhsan, di hari pertamanya berlatih di SSB Metro Kukusan)

*Ahamad Syakib Bookmark and Share Selengkapnya...

Sepakbola dan Kabinet dan ..........

"Aku rela dikorbankan demi Spanyol" ujar Fernando Torres jelang pertandingan semifinal Spanyol vs Jerman. dikorbankan disini berarti dicadangkan. padahal kita tahu bagaimana skill yang dimiliki Torres.

Hal yang sama dialami oleh Diego Milito. Permainan cemerlangnya bersama Inter Milan tidak lantas membuatnya mendapat tempat inti di timnas Argentina.

kedua pemain ini tidak protes. mereka mengalahkan ego mereka demi satu tujuan bersama. kebanggaan negara masing-masing. teringat indahnya kesatuan visi dan misi kesebelasan yang berlaga di piala dunia saya sedikit teringat dengan bagaimana pemerintahan kita bekerja.

bila diibaratkan sistem kenegaraan. Tim nasional adalah kabinet sedang klub sebagai partainya. pelatih sebagai sang presiden. para pemain yang tergabung membela satu negara tidak berasal dari satu klub, mereka adalah gabungan pemain yang berkiprah di klub2 yang berbeda.

begitu juga dengan kabinet. para penghuninya biasanya gabungan dari berbagai partai, ada koalisi disana.
namun mengapa walau mereka telah terhimpun sebagai satu kelompok, para anggota kabinet dan kadang sang presiden tampak tidak memiliki visi bersama. mereka selalu terjebak pada kepentingan dan ego masing2 baik pribadi maupun partai yang diwakili. mereka seperti tidak siap membawa negara ini menuju ke arah yang lebih baik.
saya yakin para anggota kabinet negeri ini juga tidak ketinggalan menonton piala dunia. buktinya, di media mereka suka memberikan prediksi tim mana yang akan menang. tapi apakah mereka juga belajar bagaimana para pemain besar dan juga kaya itu saling memendam ego dan memberikan yang terbaik demi negara yang diwakili? ini yang masih kita tunggu jawabannya. Bookmark and Share Selengkapnya...

Sepakbola dan Kuasa

Seperti pagelaran2 piala dunia sebelumnya. setiap pertandingan pembukaan di daerah saya selalu diadakan acara nonton bareng bersama warga.

Begitu juga pagelaran piala dunia 2010 sekarang. sejak seminggu sebelumnya persiapan sudah dilaksanakan, dari mulai siapa yang menyiapkan konsumsi, peralatan dan segala macam yang diperlukan saat acara nanti.

Tidak hanya warga sipil biasa yang datang. pemimpin desa seperti lurah dan camat pun hadir, walau biasanya mereka tidak diundang namun entah bagaimana selalu ada saja info ke mereka yang membuat mereka hadir.

Kehadiran para pemimpin lokal pastinya membuat warga senang setidaknya apa yang mereka kerjakan mendapatkan perhatian. namun tidak enaknya adalah ketika acara yang seharusnya berjalan cair dan apa adanya mendadak menjadi resmi dan pastinya birokratis.

Lantas saja harys dibuat acara seremonia seperti sambutanyang dilakukan oleh ketua panitia yang juga ditunjuk secara dadakan. yang kemudian dilanjutkan oleh sambutan pak lurah.

Dan pak lurah seperti biasanya langsung memanfaatkan moment ini untuk memarketingan mempromokan apa2 yang sudah dilakukan oleh beliau dan jajarannya.

Maka kita yang sudah siap untuk menonton bola akan mendengar kuliah umum dari mulai adanya peninkatan IPM, hasil sensus dan segala macamnya yang tidak ada hubungannya dengan sepakbola. yang sebalnya seperti biasa apa yang dikatakan dengan fakta dilapangan jauh berbeda, tapi tetap saja warga bertepuk tangan walau setelah itu langsung ngedumel tidak karuan.

Keramaian dalam sepakbola memang selalu menggoda siapa saja yang ingin meneguhkan kuasanya. contoh terdekat lagi2 hadir dari kota tempat tinggal saya, depok.

Ketika persikad depok menembus kasta divisi utama dari divisi satu, maka prestasi itu diklaim oleh walikota depok, Nurmahmudi Ismail, sebagai prestasi yang diraih olehnya. namun ketika masa kampanye berlalu persikad depok seakan ditinggalkan begitu saja tanpa ada advice untuk mencari solusi setelah uang apbd tidak boleh ditinggalkan lagi. mereka yang tadi mengklaim keberhasilan persikad sebagai prestasinya mundur secara teratur. buntutnya persikad mundur di tengah jalan dan degdrasi kembali ke divisi satu.

Sepakbola dan kuasa tidak hanya terjadi di dalam negeri. sejarah mencatat bagaimana hitler dan mussolini menggunakan sepakbola untuk meneguhkan kuasanya dan menanamkan semangat patriotisme pada rakyatnya.

Hubungan sepakbola dan kuasa hasilnya bisa positif dan negatif. negatif apabila sumberdaya sepakbola hanya dipakai untuk moment meneguhkan kuasanya sang pemimpin tanpa perduli prestasi sepakbola itu sendiri, inilah fakta yang terjadi di indonesia. namun positif sebagaimana yang terjadi di afrika selatan dimana para pemimpinnya bersatu untuk mewujudkan kemajuan sepakbola disana. maka ketika pagelaran sepakbola yang tengah digelar ini sukses, maka bisa dipastikan rakyat akan mengingat dan memberikan apresiasi positif bagi pemimpinnya... Bookmark and Share Selengkapnya...

Dan, Bola itu Tetap Bundar

Banyak yang kecewa dan bersungut-sungut ketika Inggris hanya bisa bermain imbang dengan Aljazair. Begitu juga ketika Spanyol ditaklukkan Swiss, mulut-mulut makian dan luapan rasa terkejut langsung memenuhi bumi. Bahkan komentataor sepakbola di TV berungkali menyebutkan ini hasil yang mengejutkan banyak orang. Dan terakhir adalah ketika Selandia Baru berhasil menahan Italia dengan skor 1-1.

Ya, Piala Dunia 2010 memang benar-benar tidak bisa diprediksi semudah kita membalikkan tangan. Mungkin hanya Argentina dan Brazil dua tim unggulan yang sudah memastikan lolos dan fase grup. Selebihnya masih ketar-ketir. Pranciz yang dikalahkan oleh Meksiko dua gol tanpa balas pasti seluruh skuadnya tidak bisa tidur memikirkan apa yang akan terjadi pada pertandingan selanjutnya melawan tuan rumah Afrika Selatan . begitu juga dengan Inggris yang menakjubkan dalam babak penyisihan namun bermain tanpa semangat di arena sebenarnya.

Lalu apakah ini menegejutkan? Jujur saya agak tidak begitu setuju bila ini dibilang hasil mengejutkan. Karena disana kita akan meremehkan kekuatan dan persiapa yang telah dibangun oleh tim-tim lainnya. Kemenangan Swiss atas Spanyol, begitu juga Meksiko atas Prancis dan berhasilnya Selandia Baru menahan Italia, adalah bukti bahwa permainan mereka telah mencapai tingkat yang baik dan mampu mengimbangi tim-tim unggulan.
Pastinya hasil yang diraih oleh tim-tim underdog bukan melalui jalur ilegal. Mereka meraihnya dengan semangat sportivitas yang tinggi. Berbulan-bulan persiapan. keluar masuknya sejumlah nama dalam proses seleksi, juga peran sang pelatih mempelajari teknik dan taktik bermain lawan yang dihadapi untuk mencari taktik dan strategi yang tepat dalam pertandingan nanti.

Dan pastinya yang harus kita ingat ini adalah piala dunia. Lambing bergengsi pertandingan sepakbola di bumi ini. dimana mata manusia dari seluruh penjuru dunia akan menatap ke satu titik sentral. Juga ketika headline berita baik cetak dan elektronik akan mengabarkan apa yang akan terjadi disana.

Ya, ini adalah masalah gengsi dan kehormatan. Maka sewajarnya seluruh tim yang masuk dan bermain akan menunjukkan kualitas terbaiknya. Mereka pastinya bangga nama negara mereka akan selalu disebut tatkala mampu membuat prestasi yang baik. Bagi para pemain inilah saatnya mereka menunjukkan kemampuan di depan mata para pencari bakat di seluruh dunia, sambil berharap klub besar akan memakai jasanya dan akan meningkatkan penghasilannya.

Jadi, jangan terkejut lagi dan jangan memandang remeh lagi tim-tim yang belum mempunyai tradisi prestasi sepakbola dunia. Jangan melihat mereka sebelah mata, seperti biasanya. Karena ini sekali lagi adalah ajang bagi pemain yang bertanding mengexplore semua yang dimiliki untuk harga diri, prestasi dan pastinya karir mereka sendiri.
Bookmark and Share Selengkapnya...

Hilangnya sepakbola indah ?

Menjelang pertandingan Brazil vs Korea Utara pelatih Dunga mengatakan bahwa sepakbola indah sudah bukan tujuannya lagi. Yang penting baginya kini adalah kemenangan. DUnga seakan tidak mau terlengah dengan permainan indah tapi di kejutkan oleh hasil pertandingan.

Komentar Dunga ini seolah membuka lagi perdebatan apakah sepakbola indah itu relevan atau sebanding dengan hasil kemenangan? Arsenal adalah cotoh yang sering disebut. Sejak di tangan oleh Arsene Wenger permainan The Gunner menjadi sesuatu yang paling enak di tonton. Dinamisasi pergerakan para pemain bak alunan orchestra yang melenakan.

Namun permainan indah Arsenal tidak selalu berbanding lurus dengan prestasi yang di raihnya. Baik di liga domestic maupun di liga internasional, semuanya selalu kandas di babak-babak pertengahan. Satu lagi yang menarik ketika melihat pertandingan antara Inter Milan vs Barcelona dalam ajang semifinal liga Champion 2009/2010. Ketika itu Barcelona dengan permaian indahnya harus mengakui keunggulan Inter Milan yang bermain bertahan dan hanya sesekali menyerang balik.

Namun kita jangan lupakan bagaimana aksi Barcelona pada musim 2008/2009. Dengan permainan indahnya 6 trofi di boyong oleh tim yang di arsiteki oleh pelatih muda Pep Guardiola. Juga bagaimana aksi Spanyol menjuarai piala Eropa 2008. Dua contoh tersebut membuktikan bahwa sepakbola indah masih bisa diandalkan daripada gaya sepakbola pragmatis.

Lalu bagaimana dengan piala dunia 2010 di afsel ini? menarik apa yang dikatakan oleh dunga diatas. Ya, banyak orang berharap Brazil akan kembali menerapkan permainan sepakbola yang dipadukan dengan gerak samba sehingga enak dan mudah dilihat, sebab mau tidak mau Brazil lah yang memulai aksi sepakbola indah tersebut.

Kehadiran pelatih asing yang menukangi banyak negara peserta piala dunia 2010 juga sempat membuat kekhawatiran sepakbola indah akan dilupakan. Mereka tentunya memiliki beban yang sangat berat bila tim yang diasuhnya kalah, belum lagi pamor dan nama besarnya di pertaruhkan. Sebut saja nama carlos Alberto Pereira yang menukangi tuan rumah Afrika Selatan. Pelatih yang sukses membawa Brazil menjadi juara dunia tahun 1994 di AS ini pastinya akan meras atertekan apabila tim tuan rumah Afrika Selatan tidak bisa berbuat banyak ketika menjadi tuan rumah Piala Dunia.

Di tengah kekhawatiran hilangnya sepakbola indah. Tim matador Spanyol telah bertekad untuk tetap memainkan sepakbola indah dalam pertandingan pertamanya menghadapi swiss. Ya, penggemar sepakbola pastinya sangat berharap agar sepakbola indah kembali bisa di lihat. Setidaknya bagi penggemar sepakbola dalam negeri ini bisa menghibur di tengah banyak hialngnya etika keindahan di negeri ini dan menjelang naiknya tariff dasar listrik awal juli mendatang. Bookmark and Share Selengkapnya...

Pamplet Nonton Bareng World Cup 2010

Bookmark and Share Selengkapnya...

Sepakbola dan Kuasa

Seperti pagelaran-pagelaran piala dunia sebelumnya. setiap pertandingan pembukaan di daerah saya selalu diadakan acara nonton bareng bersama warga.

begitu juga pagelaran piala dunia 2010 sekarang. sejak seminggu sebelumnya persiapan sudah dilaksanakan, dari mulai siapa yang menyiapkan konsumsi, peralatan dan segala macam yang diperlukan saat acara nanti.

tidak hanya warga sipil biasa yang datang. pemimpin desa seperti lurah dan camat pun hadir, walau biasanya mereka tidak diundang namun entah bagaimana selalu ada saja info ke mereka yang membuat mereka hadir.

kehadiran para pemimpin lokal pastinya membuat warga senang setidaknya apa yang mereka kerjakan mendapatkan perhatian. namun tidak enaknya adalah ketika acara yang seharusnya berjalan cair dan apa adanya mendadak menjadi resmi dan pastinya birokratis.

lantas saja harys dibuat acara seremonia seperti sambutanyang dilakukan oleh ketua panitia yang juga ditunjuk secara dadakan. yang kemudian dilanjutkan oleh sambutan pak lurah.

dan pak lurah seperti biasanya langsung memanfaatkan moment ini untuk memarketing dan mempromokan apa2 yang sudah dilakukan oleh beliau dan jajarannya.

maka kita yang sudah siap untuk menonton bola akan mendengar kuliah umum dari mulai adanya peninkatan IPM, hasil sensus dan segala macamnya yang tidak ada hubungannya dengan sepakbola. yang sebalnya seperti biasa apa yang dikatakan dengan fakta dilapangan jauh berbeda, tapi tetap saja warga bertepuk tangan walau setelah itu langsung ngedumel tidak karuan.

keramaian dalam sepakbola memang selalu menggoda siapa saja yang ingin meneguhkan kuasanya. contoh terdekat lagi2 hadir dari kota tempat tinggal saya, depok.

ketika persikad depok menembus kasta divisi utama dari divisi satu, maka prestasi itu diklaim oleh walikota depok, Nurmahmudi Ismail, sebagai prestasi yang diraih olehnya. namun ketika masa kampanye berlalu persikad depok seakan ditinggalkan begitu saja tanpa ada advice untuk mencari solusi setelah uang apbd tidak boleh ditinggalkan lagi. mereka yang tadi mengklaim keberhasilan persikad sebagai prestasinya mundur secara teratur. buntutnya persikad mundur di tengah jalan dan degdrasi kembali ke divisi satu.

sepakbola dan kuasa tidak hanya terjadi di dalam negeri. sejarah mencatat bagaimana hitler dan mussolini menggunakan sepakbola untuk meneguhkan kuasanya dan menanamkan semangat patriotisme pada rakyatnya.

hubungan sepakbola dan kuasa hasilnya bisa positif dan negatif. negatif apabila sumberdaya sepakbola hanya dipakai untuk moment meneguhkan kuasanya sang pemimpin tanpa perduli prestasi sepakbola itu sendiri, inilah fakta yang terjadi di indonesia. namun positif sebagaimana yang terjadi di afrika selatan dimana para pemimpinnya bersatu untuk mewujudkan kemajuan sepakbola disana. maka ketika pagelaran sepakbola yang tengah digelar ini sukses, maka bisa dipastikan rakyat akan mengingat dan memberikan apresiasi positif bagi pemimpinnya... Bookmark and Share Selengkapnya...

 

bersatu

manahan

beraksi

demo PSSI

pasoepati

sepakbola indonesia

Demo PSSI

revolusi PSSI